Jumat, 14 September 2018

Ini Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kota Mojokerto

Ini Formasi Penerimaan  CPNS 2018  Kota Mojokerto

INFORMASI PENDIDIKAN DAN GURU, CPNS |  Tahun 2018 ini, Pemkab Mojokerto akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ada sebanyak 348 orang yang dibutuhkan setelah tujuh tahun kepemimpinan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa tidak menerima CPNS. 

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Hery Suwito mengatakan, saat ini jumlah PNS di lingkup Pemkab Mojokerto sebanyak 8.076 orang. "Idealnya, sesuai analisis data dan tingkat kerja sebanyak 13.664 orang. Kekurangan ini perlu dipertimbangkan," ungkapnya, Rabu (24/1/2018).

Selain kekurangan tenaga perlu dipertimbangkan, kemampuan keuangan daerah agar tetap berimbang dan urgensi permasalahan harus perlu dijawab. Sehingga Pemkab Mojokerto tahun 2018 ini, mengajukan ke Kemenpan terkait CPNS dengan mekanisme P formasi.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa menambahkan, pihaknya mengajukan formasi CPNS sebanyak 1 ribu. "Namun, tahun ini disetujui hanya 348 orang. Ini merupakan penerimaan CPNS pertama atau tujuh tahun setelah saya menjadi bupati," katanya. 

Menurutnya, pengajuan penerimaan CPNS di lingkup Pemkab Mojokerto dirasa sudah cukup mendesak. Yakni dengan dasar pesatnya pembangunan di Kabupaten Mojokerto, namun Pemkab Mojokerto masih kekurangan tenaga insinyur dan arsitek. Jumlah insinyur di Pemkab Mojokerto jauh dari kata ideal. 

"Saat ini, kita hanya punya teknik sipil sebanyak 10 orang dan mereka harus mengatasi di semua sektor. Selain itu, kita juga tidak ada arsitektur dan minim tenaga akuntan. Kita lebih butuh tenaga insinyur dan akuntan karena tuntutan percepatan pembangunan," ujarnya.

Bupati menegaskan, jika insinyur dan tenaga akuntan amburadul maka akan bermasalah. Sebanyak 348 CPNS tersebut terdiri beberapa formasi seperti, 122 akuntasi, 120 teknik sipil, 20 arsitek, 20 sarjana hukum, 10 insinyir pertanian, 10 insinyur perikanan, 5 pariwisata dan 20 IT.  

"Namun kita punya syarat dalam penerimaan CPNS ini, yakni IP minimal 3,0 dan dari universitas negeri atau sudah agreditasi A. Universitas swasta tidak diterima karena revolusasi birokrasi, kita sudah ajukan dan disetujui. Pelaksaan belum tahu kapan tapi yang jelas tahun ini," tuturnya. 

Untuk mencari tenaga melalui penerimaan CPNS sesuai harapan tersebut, lanjut bupati, Pemkab Mojokerto menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, jika semua PNS di lingkup Pemkab Mojokerto handal, disiplin dan pinter maka apa yang diharapkan pemerintah pusat bisa terpenuhi. 

"Kita memang butuh yang muda-muda dan pintar karena PNS kita sudah tua dan tidak paham. Sementara tenaga honorer yang kita miliki tidak bagus, kedepan akan kita tindaklanjuti. Yakni tahun 2019, kita akan melakukan penerimaan CPNS untuk tenaga guru, perawat dan dokter," jelasnya yang dikutip dulursongo.com dari beritajatim.com (15/9/18). 

dulursongo.com | 15 September 2018 
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Silahkan di Like Dulu ya kawan..!!!

×